Posted on 1 Comment

Bata Roster: Lubang Angin Cantik Nan Menawan

Contoh pemasangan roster terakota

dijualroster.com – Hidup di Indonesia dengan iklim tropis yang lembab, lubang angin atau ventilasi merupakan suatu elemen bangunan yang kehadirannya tidak dapat Anda hilangkan dari rumah Anda. Dengan keberadaan ventilasi udara segar dapat masuk ke dalam bangunan dan menggantikan udara yang lembab. Apabila kualitas udara dalam ruangan baik, maka pertumbuhan bakteri yang gemar hidup di tempat lembab pun dapat terhambat.

Lubang angin atau ventilasi umumnya kita temui di atas pintu dan jendela. Salah satu wujud ventilasi yang sering kita jumpai adalah roster. Fungsi utamanya memang sebagai ventilasi yang praktis ketika jendela ditutup. Namun, roster juga memiliki fungsi dekoratif sebagai aksen yang mempercantik fasaderumah Anda. Motif dan bentuknya pun berbagai macam, mengikuti selera dan tren perkembangan jaman.

Keberadaan bata roster bukanlah baru dalam dunia arsitektur dan desain. Hal ini terbukti pada bangunan-bangunan kuno peninggalan jaman kolonial yang menggunakan bata roster sebagai solusi penghawaan serta sebagai elemen dekoratif. Seakan mengikuti perkembangan tren arsitektur, motif dan bentuk bata roster pun mengikuti tren yang ada pada saat itu.

Saat ini, bata roster tidak hanya hadir sebagai pemanis pada rumah atau bangunan. Berkat kreatifitas para arsitek dan desainer, bata roster mampu tampil menonjol sebagai elemen utama pada desain. Bata roster umumnya berbentuk balok dengan ukuran yang sama dengan batu bata sehingga mudah untuk memasangnya ke dalam pasangan dinding bata. Selain itu, harganya yang relatif murah dibandingkan membuat jendela, membuat bata roster menjadi pilihan yang menarik dalam mendesain rumah atau bangunan Anda. [azk]

sumber : https://media.rooang.com/2014/09/bata-roster-lubang-angin-cantik-nan-menawan/

Posted on 1 Comment

Begini Cara Pemasangan Bata Tempel yang Benar

Contoh pemasangan bata putih texture

Dijualroster.com – Meski terdapat berbagi jenis Bata Tempel, cara pemasangannya relatif sama. Tahap pemasangan Bata Tempel mirip dengan cara memasang keramik atau batu alam. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar Bata Tempel tahan dalam jangka waktu yang lama (awet), antara lain:

a. Sebelum memulai pengerjaan, bersihkan dinding dari segala kotoran.

b. Pasang Bata Tempel pada permukaan yang kasar, misalnya tembok yang baru diplester atau multipleks yang permukaannya telah dibuat menjadi kasar. Jika sudah terlanjur diaci atau dicat, permukaan dinding harus diketrik untuk membuat kasar permukaan.

c. Jika ingin mengombinasikan beberapa warna, susun Bata Tempel dilantai terlebih dahulu sebelum memasangnya. Hal ini untuk mencegah kesalahan saat pemasangan.

d. Adukan semen harus dibuat dengan tepat. Ikuti petunjuk dari produsen untuk mendapatkan adukan yang sesuai.

e. Pasang bata sudut terlebih dahulu untuk memudahkan pengerjaan.

f. Tiap bata dipasang, tekan bata ke permukaan dinding selama beberapa saat untuk memastikan bata telah menempel dengan sempurna.

g. Agar bata yang telah ditempel tidak bergeser, ada baiknya nat diaplikasikan setelah dua jam pemasangan bata. Nat yang dianjurkan adalah 8-10 mm.

h. Gunakan benang timbang setiap dua baris, agar pemasangan bata tempel lebih rapi.

i. Lakukan dengan hati-hati agar adukan semen tidak mengotori bata. Langsung bersihkan dengan sikat nilon jika bata terkena noda.

j. Setelah selesai pengerjaan, bersihkan bata dari sisa-sisa adukan semen hingga bersih dengan menggunakan sikat nilon.
Tertarik untuk mengaplikasikannya pada rumah Anda? Bisa.

Namun, ada beberapa hal yang memang perlu diperhatikan seputar batu bata ekspos, yaitu, batu bata ekspos yang baik biasanya ditentukan oleh tingkat presisi batanya. Semakin padat dan kuat bata maka akan lebih baik.

  1. Jangan samakan batu bata biasa dengan batu bata yang digunakan sebagai bata ekspos. Bata khusus ekspos harus dibeli secara khusus, dari segi harga pun, bata khusus ekspos terbilang mahal. Namun apakah kita tidak bisa menggunakan bata merah biasa? Pada dasarnya bisa. Jika Anda menginginkan kesan yang lebih natural dan dari segi harga lebih murah, maka bata merah bisa jadi pilihan. Bagaimana dengan tampilannya nanti? Tidak jauh berbeda, hanya saja dari segi presisi batanya tidak sebagus bata khusus ekspos. Belum lagi retakan dan sebagainya.
  2. Cara mengaplikasikannya pada dinding tidak sulit. Sama dengan teknik pengaplikasian bata biasa, namun yang perlu diperhatikan adalah campuran dari adukannya yang harus tepat. Dalam artian rapih dan tidak berantakan.
  3. Bagaimana kita bisa mengetahui susunan bata sudah lurus dan rapih atau belum? Anda bisa membuat garis bantu dengan benang untuk memudahkan saat akan menyusun bata.
  4. Beri coating pada batu bata ekspos agar tidak berlumut. Ini bagus diaplikasikan pada dinding bata ekspos untuk bagian luar rumah (outdoor).

Rustic dengan kesan industrialis, sebuah nuansa yang menyuguhkan kesejukan. Serasa lebih dekat dengan suasana pedesaan. Ya, batu bata ekspos memang seringkali disandingkan dengan hal-hal ini. Dulu penggunaannya memang lebih kepada penghematan biaya, kini penggunaannya juga mencakup unsur estetika.

Anda sebenarnya tidak perlu menambahkan ornamen lain pada dinding bata ekspos untuk mempercantiknya, karena desain dan susunan bata ekspos dengan garis-garis antar bata sudah menjadi ornamen yang menarik. Anda hanya perlu memadukannya dengan furnitur yang sesuai.

Biasanya bata ekspos akan terlihat lebih menarik jika disandingkan dengan furnitur yang berbau lawas dan tradisional. Tampilan dinding bata yang “jujur” memberikan keteduhan dan kesejukan selayaknya di pedesaan. Anda tertarik?
Penggunaan bata ekspos memiliki beberapa kelebihan.

Pertama, mengurangi material dan biaya untuk memplester dan mengaci dinding. Kedua, dapat mengurangi biaya perawatan, karena relatif tidak perlu dijaga mulus seperti dinding yang dicat.
Ketiga, dapat menciptakan suasana ruang yang berbeda dan lebih artistik.

Di sisi lain, penggunaan bata ekspos pun memiliki kekurangan. Jika tanah diambil berlebihan untuk dibuat bata, tentu akan berdampak kurang baik bagi lingkungan. “Bata ekspos juga kerap berdebu dan menyerap air, sehingga perlu dilapis dengan cairan pelapis,” kata pria kelahiran 5 Juli ini kepada Rumah.com. Menurut arsitek jebolan ITB ini, semua jenis bata yang cukup keras dan tak mudah pecah atau gompal dapat digunakan untuk bata ekspos. Namun, yang paling kuat tentu bata terakota yang dibakar cukup lama dengan suhu tinggi. Tidak semua kota punya bata merah, tetapi kebanyakan diproduksi oleh industri kecil.

Soal harga, cukup bervariasi. Menurut data Rumah.com, harga bata berkisar Rp500 per buah untuk bata biasa, hingga Rp2.500 per buah untuk bata terakota. Perlu diperhatikan pula bahwa bata biasa berukuran lebih kecil dari bata terakota atau bata yang khusus dibuat sebagai bata ekspos.

Tips Memasang dan Merawat Bata Agar susunan bata tampak apik dan lurus, saat pemasangan perlu dibantu benang. Terkadang bata perlu dipotong jika ukurannya terlalu berbeda jauh. Pola pemasangan bata pun dapat didesain dengan variasi tertentu, sehingga terlihat lebih artistik.

Bagian yang cukup sulit dilakukan adalah saat bata bertemu dengan kusen jendela atau pintu. Menurut Yu Sing, di bagian ini perlu penguat. Jika kusen cukup kuat untuk menahan dari lantai sampai balok atas, maka kusen dapat difungsikan sebagai penguat. Jika kurang kuat, perlu kolom praktis beton atau adukan semen. Diperlukan pula stek dari kusen yang masuk ke kolom praktis atau sela-sela bata, agar dinding bata lebih kokoh.

Agar dinding bata ekspos tak mudah rusak dan menyerap air, sebaiknya dinding dilapis menggunakan pelapis anti air atau lem kayu putih yang diencerkan. Cukup bersihkan secara berkala atau beri pelapis anti air jika dirasa sudah perlu dilapis kembali. Anda tertarik– Dinding bata ekspos—tanpa diplester atau dicat—mulai digemari masyarakat. Alasannya beragam, mulai faktor artistik hingga finansial.

Jika dinding akan digunakan untuk menggantung barang-barang berat, perlu dipikirkan materi lain, misalnya penggantung yang bertumpu pada balok atas. Jika barang terlalu berat, sebaiknya tidak digantung di dinding bata. [sumber]

Posted on

Mengenal Bata Roster dan Fungsinya

Jual Bata Roster desain Berkualitas

DijualRoster.com – Roster bukan merupakan elemen desain baru, tetapi tengah menjadi tren. Dengan elemen ini tampilan ruangan bisa menjadi lebih indah dan menarik.

Roster merupakan partisi atau penyekat antarruang yang memiliki fungsi utama sebagai lubang sirkulasi udara dan pencahayaan di siang hari pada sebuah ruang. Di luar negeri roster dikenal dengan istilah ventilation block.

Dalam perkembangannya, penggunaan roster kini tak hanya untuk luar ruangan, tapi merambah ke interior ruangan. Roster dapat digunakan sebagai pagar rumah, tempat menaruhpot, atau secondary skin untuk fasad rumah.

Ukuran roster bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan. Roster bisa terbuat dari beragam jenis material. Untuk Anda yang belum mengetahui jenis-jenis roster, berikut ini empat jenis roster beserta kelebihan dan kekurangannya.

Roster Batako

Roster ini mudah dijumpai di banyak hunian. Karena terbuat dari batako, biasanya memiliki warna abu-abu. Roster jenis ini lebih sering digunakan untuk di bagian luar rumah.

Namun jika Anda dapat mendesainnya dengan baik, roster jenis ini dapat memberi kesan unfinished pada bangunan. Cocok untuk bangunan bergaya industrial atau urban. Harganya pun cukup murah dan tahan lama.

Roster Keramik

Roster jenis keramik memiliki harga yang relatif mahal dibandingkan bahan material lainnya. Keunggulannya, material ini memiliki banyak pilihan motif, pola dan warna.

Roster keramik dapat membuat tampilan rumah sangat cantik. Bisa diaplikasikan untuk partisi dalam rumah. Cocok untuk rumah bergaya klasik. Kekurangannya roster ini rentan pecah jika tersenggol.

Roster Kayu

Roster bermaterial kayu akan membuat tampilan rumah lebih modern dan minimalis. Roster kayu juga membuat suasana rumah lebih menyatu dengan alam dan sejuk.

Roster jenis ini bisa Anda aplikasikan di dalam ruang sebagai partisi antarruang. Cocok untuk gaya rumah modern. Kekurangannya roster jenis ini rawan terserang rayap. Pastikan Anda benar-benar merawatnya.

Roster Tanah Liat

Roster tanah liat adalah salah satu bahan roster yang sudah digunakan sejak lama. Sama seperti kayu, roster ini bisa menambah kesan etnik.

Biasanya memiliki warna merah kecoklatan seperti batu bata pada umumnya. Bisa diaplikasikan di bagian luar rumah, seperti halaman depan, garasi. Namun jenis roster ini mudah rapuh. [sumber]

Posted on

Mengenal Dinding Roster

Contoh pemasangan bata expose

dijualroster.com – Dinding roster biasanya dapat kita lihat di rumah-rumah tropis zaman dulu. Biasanya dinding roster diletakkan di atas pintu atau jendela. Bentuk dari dinding rooster juga bermacam-macam, seperti kotak, persegi, segi enam, dan sebagainya.

Fungsi utama dari roster adalah sebagai lubang dinding untuk menciptakan sistem sirkulasi udara yang lebih maksimal dalam ruangan. Seiring berjalannya waktu, fungsi roster kini kian berkembang. Selain sebagai lubang angin, roster bisa digunakan untuk mempercantik rumah agar tampilan ruang lebih menarik dan juga sebagai pengganti pagar. Oleh sebab itu, biasanya roster dibuat dengan desain secantik mungkin.

Roster dibuat dari berbagai macam bahan, seperti beton, semen dan pasir yang dipadatkan, keramik, batako, dan tanah liat. Roster yang terbuat dari batako memiliki kualitas yang lebih bagus dan kuat, tetapi jika dilihat dari tampilannya, kurang menarik dibandingkan dengan roster dari tanah liat. Namun, harganya memang lebih murah dan irit. Untuk roster tanah liat, tampilannya lebih cantik, tetapi kurang begitu kuat dibandingkan dengan roster batako.

Motif roster juga kini semakin beragam, seperti motif kotak, motif bulat, dan motif bunga; tinggal dipilih sesuai selera saja. Motif yang menarik membuat rooster dapat dijadikan sebagai ornamen artistik pada rumah.

Pada umumnya, roster memiliki ukuran 20 cm x 20 cm dengan bobot yang relatif berat yaitu 4,5 kg. Walaupun terlihat berat, roster tetap dapat ditumpuk dengan aman. Agar tampilannya lebih menarik, dapat disusun secara selang-seling dan direkatkan menggunakan semen. Selain perekat semen, roster hanya perlu dikuatkan menggunakan tambahan pelat besi. Pelat besi setebal 4 mm dapat disekrup pada bagian atas roster. Fungsinya adalah untuk membuat roster bertambah kaku dan tidak mudah roboh apabila terdorong angin atau tersenggol.

Konstruksi roster biasanya tidak menggunakan tiang maupun balok. Dinding roster hanya bertumpu pada sloofyang mengikat pondasi di dalam tanah. Sloof yang bertanggung jawab untuk menerima dan menyalurkan beban roster ke fondasi.

Kelebihan Dinding Roster

  • Udara dalam ruangan menjadi sejuk karena dapat tersirkulasi dengan baik
  • Cahaya matahari dari luar dapat masuk ke dalam ruangan dengan maksimal
  • Motifnya yang menarik membuat roster dapat dijadikan sebagai unsur dekorasi
  • Rumah akan memiliki dinding yang dapat juga berfungsi sebagai ventilasi udara
  • Roster dapat diaplikasikan pada berbagai jenis bangunan, mulai dari perkantoran, rumah ibadah hingga bangunan residensial.

Kekurangan Dinding Rooster

  • Kurang bisa menjaga privasi penghuni rumah karena permukaannya yang bolong-bolong
  • Harus memperhatikan intesitas cahaya matahari yang masuk karena lubang yang cukup banyak. Apabila berhadapan secara langsung dengan arah datangnya sinar matahari, dapat membuat ruangan kurang nyaman karena silau atau panas.
  • Kurang begitu kuat menahan beban sehingga tidak dapat dijadikan dinding utama
  • Pemasangannya harus hati-hati karena rooster tidak mempunyai sistem penguncian di antara susunannya
  • Jika dipasang di luar dapat membawa debu dari luar yang terbawa angin ke dalam rumah

Jenis-Jenis Roster

Penamaan dari roster di pasaran didasarkan pada material pembuat roster. Jadi, nama roster pun beragam, seperti roster kayu, roster keramik, roster terakota atau bata, roster batu alam, roster beton, roster GRC, roster besi, roster kuningan dan masih banyak lagi yang lainnya.

Selain rooster yang umum kita kenal, ada pula yang dinamakan sebagai roster jalusi atau rooster nako, yaitu rooster yang memiliki sirip dengan sudut kemiringan tertentu sehingga percikan air hujan tidak bisa masuk ke dalam ruangan tanpa mengurangi fungsi roster jalusi sebagai ventilasi ruangan. Kebanyakan roster jalusi diaplikasikan pada bangunan gudang atau pabrik. Roster ini terbuat dari material beton sehingga disebut jalusi beton.

Tips dan trik memasang roster

Untuk memasang roster diperlukan sedikit pengetahuan khusus. Berikut adalah beberapa tips dan trik untuk memasang dan mendesain ruangan dengan aksesoris roster:

  • Pastikan dinding yang akan dipasang roster mendukung dari segi estetika keindahan

Untuk memasang roster pada rumah tentunya harus tetap memperhatikan estetika keindahan serta keharmonisan di dalam pemasangannya. Jadi, perlu dipastikan ruangan yang akan dipasang roster akan menambah keindahannya, bukan malah sebaliknya.

  • Pilih ukuran besar kecilnya roster sesuai dengan kebutuhan ruangan

Setiap ukuran roster memiliki fungsi dan perannya masing-masing untuk estetika keindahan ruangan. Pastikan untuk membuat harmonisasi di dalam pemasangan rooster untuk ruangan.

  • Bedakan ukuran penggunaan roster untuk desain interior dan eksterior rumah

Roster yang dipasang untuk keindahan luar ruangan biasanya bertekstur kasar dan semi halus. Sedangkan untuk keindahan pemasangan rooster di dalam ruangan idealnya menggunakan rooster dengan motif tekstur yang halus.

Pilih desain yang paling sesuai dengan tema dan desain rumah

Cara memasang roster mungkin akan berbeda-beda dengan tema rumah yang berbeda-beda pula. Intinya adalah beda desain akan berbeda pula cara pemasangannya, beda jenis dan tipe rumah akan berbeda pula di dalam cara memasang roster untuk keindahan rumah.[sumber]

Posted on

Aplikasi Bata

Contoh pemasangan roster semen
« 2 of 3 »